Archive for the ‘ parikan jowo ’ Category

Pandawa Muksa

Malam hingar, namun Drupadi merenung sendiri di dalam kamar. Baru saja ia menolak ajakan Yudistira untuk turut berpesta merayakan kemenangan Pandawa dalam perang Kurukshetra. Drupadi sedang gusar. Satu-satu helai rambut berjatuhan dari sirkam usang di tangannya. Wajahnya tiada lagi berbinar. Ia berduka mengingat perang yang mengantarkan kelima anaknya direnggut maut di tangan Aswatama.

Teringat ia pada anak panah Arjuna yang melesat pada sebuah sayembara di kerajaan Panchala. Drupadi bahagia. Ia mengira Dewa telah mengabulkan doanya dengan tidak hanya memberikan satu suami mulia. Namun ‘istri kelima Pandawa’ bukanlah gelar yang indah disandang. Nyatanya harga Drupadi hanyalah sebatas putaran dadu Sengkuni dan Duryodana.

Drupadi adalah cinta yang berpindah hati dari hari ke hari. Sesungguhnya ia hanya ingin dicari, bukan mencari.

Tiba-tiba sinar bulan purnama berpendar dari celah kamar. Gelisah di hati Drupadi ambyar. Ia merasakan jari-jari yang ia kenal berusaha meraih-raih tubuhnya.

Ketukan musik semakin gaduh.
Cempala rancak ditabuh.
Drupadi merapikan rambut dan kain panjang, serta memoles gincu paling merah. Ia bersiap membuang semua resah demi lelaki sekian lama digandrunginya.

Kelir terbentang.
Keprak dan dodogan makin lantang.

Drupadi direnggut kasar dari kamar berkayu suren. Matanya silau terkena cahaya blencong di ujung layar.

“Lakon terakhir. Pandawa Muksa.”

Drupadi menatap nanar Sang Dalang.

Ah, iya. Cinta bukanlah hal wajar untuk seonggok wayang.

Advertisements

Parikan Jowo (Kesekian)

Beberapa hari yang lalu, salah seorang teman lama meretweet sebuah tweet lama saya. Parikan Jowo. Mendadak saya kangen membuat parikan-parikan konyol dari bahasa  Jawa :))

  • Njemur kathok neng ngisor wringin. Malah lugur nutupi rai. You’d better come in. It’s too cold outside for angel to fly.
  • Tengah wengi tuku garbis. Natap kayu, untune njepat. I lost my way to paradise. But I bet you definitely could lead me the path.
  • Bemper montor penyok, digeret wedhus. I’m ready for anaphylactic shock. Because you’ve got me the adrenaline rush.
  • Golek hape sékên, malah ditawari klambi. It’s not Halloween, but how’d you give the goosebumps in me?
  • Ngelak ngombe banyu, luwe mangan dele. I don’t know how to convince you. But I miss you in every way.
  • Banci njengking, bokonge dijapit yuyu. Perfection is nothing if I live this life without you.
  • Kecantol hanger, bathuké jenong. I wish you’re not a lawyer. Because I don’t wanna be your objection.
  • Kedlusupen pring sampe getihe mili. You are my spring, the reason why my heart blooms beautifully. 

***

Kalabahi – Alor – NTT

December 16th 2012

 

Parikan Jowo (Maneh)

Terinspirasi oleh teman yang sedang kasmaran dan rajin membuat Parikan Jowo ^^

***

Nyelawe ewu, tuku papat. I guess it’s you, the reason why my heart beats fast.

Nyambel terasi, lawuh teri. Please stay with me, cause it’s only you that I can see.

Jangan pare rasane pait. You’re the reason for the goosebumps inside.

Pepes jengkol, iwak teri. You’re my eternal blackhole, don’t save me.

Kebelet ngising tapi luwih kebelet kawin. Saturn got her ring, when will you give mine?

***

PS: Maafkan atas ketidaknyamanan anda saat membaca parikan terakhir. Terima kasih.

Parikan Jowo

Beberapa #ParikanJowo yang sempat nge-heat di Twitter. Ya ndak penting juga sih… (—,)

Mbalang watu sampek tugel, trus mlayu digodak asu. Your colour is purple, makes my cheek’s red and my heart’s so blue.

Neng alun-alun tuku cimol, mulih-mulih dicegat copet. You’re my black hole, I’m just devoured.

Tuku tiket gawe mudik, mergo ono sing ngejak kawin. There’s an electromagnetic, that always attracts us in.

Nggolek mbathi karo adol kayu. There’s a gravity, that always makes me fall for you.

Adol rugos, sing tuku ayu. I am lost without you.

Iwak peyek, sego jagung. Please come back, don’t leave me alone.

Goats eat grass, guys drink beer. Aku tresno, Mas… Sekonyong-konyong koder.

I count to three, then you just have to follow. Ndang balio, Sri… Ndang balio.

Neng ngarep omah ngenteni mlijo, tapi sing lewat tukang mi. Oppa Lee Min Ho, please marry me.

I drive so fast, just to be close to you. Mas, raimu koyo garpu.


Sekian

– @noichil –

Advertisements
%d bloggers like this: