Unrequited Love

Sejak dilahirkan, ia adalah perempuan yang paling kusuka. Rambutnya tak pernah dibiarkan melebihi bahu. Selalu tergerai dengan jepit rambut warna merah jambu. Matanya biasa saja, namun bagiku selalu tersemat semangat di dalamnya. Begitu serasi dengan bibirnya yang sebenarnya tidak istimewa, kecuali senyum yang tak pernah ia lepaskan.

Perempuan yang kupuja… dia adalah alasan aku senantiasa memata-mata. Dia adalah alasan aku tak pernah membiarkan diriku tertidur barang sedetik saja. Dia adalah alasan pertama kalinya aku jatuh cinta.

Namun beberapa minggu belakangan, perempuan manis itu kehilangan pendarnya yang berkilau. Mukanya pucat, bibirnya kering, tubuhnya mengurus. Pagi ini ia memuntahkan semua makanan yang ia telan. Banyak sekali. Mulutnya mengerang, mengeluh perutnya sakit. Ibunya datang tergopoh-gopoh seraya menyodorkan sesendok sirup penghilang nyeri. Alih-alih menyembuhkan, kesakitan perempuan itu semakin menjadi.

Kuulurkan tangan untuk memeluknya. Setidaknya menyampaikan bahwa selama ini aku peduli. Bahwa aku ada dalam ketiadaan. Namun tubuhnya menggigil hebat. Ibunya menangis, hatiku merintih.

Dan kedukaan kian tumpah ketika muntahan berubah menjadi merah. Darah. Entah apa yang terjadi pada perempuanku. Firasat buruk menari-nari di pelupuk mata. Hingga tanpa suara, muncul pria berbaju hitam. Keberadaannya membuatku naik pitam.

“Jangan dekat-dekat dengannya. Pergi!” teriakku sembari menarik jubahnya yang usang.

Namun pria tadi bergeming, memandangku dengan sinis dari ujung mata seakan aku sekadar  pemuja rahasia yang gelap mata.

Sebaris senyum ia lemparkan, “Pembangkang! Kamu bisa apa jika Tuhan lebih mencintainya?”

Dan napas perempuanku tak terdengar lagi ketika Izrail menggandeng nyawanya pergi.

Besok, aku harus mencari manusia lain untuk kulindungi.

***

Malang, Juli 19th 2015

  1. No trackbacks yet.

Saya sangat menerima kritik, saran dan kasih sayang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: