Dengan Menulis, Saya Ada

Sejak kecil saya suka menulis. Dimulai dari keisengan mengirim surat ke rubrik surat pembaca majalah Mentari: Putera Harapan dan dimuat, ternyata sensasi melihat nama sendiri di sebuah media cetak itu seru (ahelah, surat pembaca doang…). Karena nama dan alamat yang dimuat, saya berkorespondensi dengan banyak kawan, sekaligus memuaskan hobi filateli yang saya tekuni. Menulis surat pun tak pernah pendek. Bisa sampai lima halaman. Saya sendiri bingung, bagaimana bisa tangan anak SD menulis sepanjang itu.

Rasa bahagia melihat nama sendiri dimuat di media membuat saya iseng untuk mengirim puisi ke Koran Kecil Republika. Sepertinya tidak banyak anak-anak yang mengirim puisi sehingga enam karya saya dimuat di Korcil ahahaha.

Dulu, saya menulis untuk diri sendiri. Jika dikirim, itu pun hanya ke majalah sekolah. Sudah. Saya tidak punya keberanian untuk menulis dengan serius atau bahkan mengirim ke media cetak lain. Minder, kurang literatur dan bacaan serta kurang informasi menjadi penyebabnya. Akhirnya, tulisan berupa puisi dan racauan tentang kekonyolan keseharian itu hanya berakhir di buku harian.

Saya mengenal internet ketika kuliah masuk di semester kedua. Kala itu, Friendster sedang mewabah. Entah mendapat inspirasi dari mana, saya mulai menggunakan fasilitas note yang ada di sana. Saya mulai menulis lagi. Tidak banyak, tapi cerita-cerita sederhana mengenai perkuliahan, renungan-renungan atau sekadar ulasan lagu dan film. Dan ketika ada teman yang mengaku membaca dan mengomentari tulisan itu, rasanya senang. Ternyata hidupku ndak biasa-biasa saja xD

Friendster, Multiply dan Facebook. Saya rutin menulis di situ. Isinya tidak jauh-jauh dari hal-hal galau dan melankolis, pengalaman yang membuat saya merenung, atau pencapaian yang sebenarnya biasa saja namun berarti buat saya. Kegiatan menulis dan mengisi blog berjalan dengan ritme landai. Mungkin sebulan sekali. Atau dua bulan sekali. Istilahnya… pro re nata. Jika perlu.

Hingga akhirnya ketika PTT di Alor, saya sekos dengan seorang Maretha yang sangat gemar menulis. Tidak ada hari tanpa mengetik. Blognya selalu update dengan kisah-kisah fiksi (setengah pengalaman pribadi, setengahnya curhat *alah*) maupun nonfiksi. Saya mengingat bagaimana bahagianya Retha ketika membuka sebuah paket berisi buku antologi Pulang di mana ada cerpen karyanya sendiri. Pasti menyenangkan sekali melihat ada namanya di situ. Saya iri maksimal. Dan sebuah tantangan dari PosCinta menggugah saya. Sebagai banci lagu yang mengaku hobi menyanyi, ajakan menulis tentang lagu yang menginspirasi mengusik saya. Wah, harus ikut, nih. Jelek pun tidak masalah. Yang penting ikut dulu.

Setelahnya, saya mulai rutin menulis. Kelonggaran waktu ketika PTT membuat saya menghibur diri dengan menulis via blog. Lebih intens dari sebelumnya. Ternyata, menulis itu sangat menyenangkan. Ada teman-teman baru, ilmu-ilmu baru, kesempatan-kesempatan baru, dan hadiah-hadiah baru *digaplok*

Saya tidak pernah membayangkan bisa bilang ke orang tua bahwa, “Tulisan saya dibukukan.” Perasaan bangga dan bahagia itu tidak bisa dikaburkan. Iya, saya senang sekali telah kembali menulis dan ngeblog.

Saya belum berani mengklaim diri sebagai blogger. Isi blog saya masih level tiarap. Yang jelas, saya suka menulis. Cita-cita saya bukan menjadi penulis terkenal. Saya hanya ingin jejak, ide, dan pengalaman saya setiap hari tidak hilang begitu saja. Melainkan terekam dalam bentuk tulisan yang menyebut bahwa saya ada.

Selamat Hari Blogger Nasional

***

Malang, 27 Oktober 2013, di kamar kos dengan iringan rintik hujan yang tidak jua reda.

    • muhammad asdar
    • October 27th, 2013

    Kalo “cogito ergo sum” saya berpikir maka saya ada….. nah kalo idiom “saya menulis maka saya ada” bahasa latinnya apa ya? #bertanya# #noichil bisa jadi filsuf#

  1. udah dokter, pinter nulis pula! komplit🙂

    • Mwahahaha… komplitnya plus kopi dan pisang goreng ya :p

  2. keren nih mbak. saya juga masih blogger amatir. tapi terus berusaha mengasah kemampuan. hehe

    kunjung balik ya

  3. dulu punya multiply juga dok? kok ga pernah ketemu ya disana?🙂

    • Ahahaha iya… postingan di multiply jaman dulu cupu sekali xD

    • P
    • October 29th, 2013

    Eeeh kuliah di Malang juga.. ^^

    Anyway, saya lagi cari guest blogger utk #MenulisMuharram lihat disini deh: http://bit.ly/HlVEya ikutan yuk, thankyou ^^

  4. Ada namaku disebut… :”>

  5. Mentari, Bobo, Ananda.
    Haha…, majalah anak kecil jadul yg OK.

    Keep writing!

  1. No trackbacks yet.

Saya sangat menerima kritik, saran dan kasih sayang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: