[BeraniCerita #16] Penawaran Dara

From: Zealcircle.com

From: Zealcircle.com

Hujan turun dengan derasnya. Kutengadahkan kepala. Yang kulihat adalah langit yang menghitam. Tidak ada tanda-tanda badai hari ini akan berhenti. Tidak detik ini.

Aku mematung dengan kaki yang gemetar di depan sebuah rumah mewah. Rumah pejabat yang wajahnya mirip bekantan. Rumah yang sebelumnya tak pernah ingin kujamah.

Aku membencinya. Sesungguhnya, aku sangat membencinya. Tapi tidak detik ini.

Untuk kesekian kali, napasku terengah-engah. Ada hati kecil yang menyuruhku untuk pulang saja. Tapi ini urusan harga diri. Aku tidak boleh kecil hati. Tidak detik ini.

Kutekan tombol bel. Tanganku mengepal. Senyumku mengembang. Lihat saja, wahai perempuan-perempuan busuk yang hanya mampu menghina orang lain. Lihat saja. Esok, keadaan akan berubah. Esok, bukan hanya kalian yang bisa membanggakan tas, sepatu, gadget, kedudukan sosial, atau apapun. Esok, kita sama. Dimulai dari detik ini.

Dari balik pintu megah yang gagangnya terbuat dari emas, keluarlah seorang pria tambun dengan kumis tebalnya yang naik turun. Hati kecilku kembali meronta. Jangan!

Tetapi yang keluar dari mulutku adalah, “Berapa tawaran tertinggimu untuk selaput daraku yang masih utuh?”

Pria tambun itu terhenyak mendengar pertanyaanku. Ia tersenyum, memandang tubuhku yang basah kuyup dengan mata penuh kilatan nafsu. Lalu meraih bahuku dan menggiringku masuk.

“Masuklah. Keringkan dulu tubuhmu.”

Seiring dengan pintu megah yang tertutup, ada harapan yang beranak pinak di kepalaku. Seharusnya, pria tambun ini memberiku banyak. Bahkan, harus lebih banyak dari yang biasa ia berikan pada perempuan-perempuan busuk yang menghinaku.

***

Malang, June 16th 2013
* Prompt: Never spend your money before you have earned it ~ Thomas Jefferson.
** thanks to Aunty Bety Sanjaya untuk sarannya :’)

image

  1. Akan lebih make sense dan jeleger kalau si ibu diganti menjadi teman yg suka mengolok2 si perempuan. Karena kalau ibu, logikanya tentu si anak akan ikut menikmati “kesejahteraan” hasil si ibu, kan?

    • Hooh. Aku juga mikir bahwa si ‘aku’ kekurangan ini agak aneh. Tapi ndak kepikiran mau dibawa ke arah situ. Aaak. Onty hebat *smooch*

  2. idenya keren mbak🙂

    • Saya pikir, justru ide dan tema seperti ini akan banyak dipilih. Jadi memang ndak istimewa hehehe
      Makasih ya sudah mampir dan meninggalkan jejak kata di sini :’)

  3. kenapa keknya lagi demen nulis yang beginian yah? seperti menggali ketabuan untuk dipostingkan

    • Ah perasaan Kakak sajaaa…
      Sebelumnya saya nulis yg manis-manis loh ^^
      Tapi jika ternyata yg diingat cerita dengan tema ini, berarti ada kesan tersendiri *tsaaah* *PD Jaya*
      hehehe…
      Makasih sudah mampir, ya Kaaak :’)

  4. Saya nangkepnya ini menawarkan diri demi gengsi ya? Aah.. Harga keperawanan demi gadget dan kemewahan? Miris..😦

    • IYa, Mbak. Terinspirasi dari film Virgin sebenernya. Dan sayangnya, hal seperti ini sudah mulai banyak😦

      • Eh iya ya. Film virgin juga kaya gini ceritanya..😐

      • Lalu FF ini termasuk plagiat ndak ya #BaruKepikiran

      • Nggak kayanya, Mungkin terinspirasi dari film virgin..🙂

      • Hmmm… *mikir*
        *bingung sendiri*

  5. Dan noichil juga sudah menjelaskan kalau ini terinspirasi dari film virgin.. Hehehe..

    Tapi saya nangkepnya si cewe ini mau jadi simpanan pejabat. Mungkin butuh uang saku lebih.. *efek kebanyakan liat berita di tipi..:mrgreen:

    • Hehehe bisa jadi simpanan atau hanya jual keperawanan. Terserah… apa kata setelah kesan pertama mungkin, ya, Mbak X_x

  6. nyaris mau nulis dengan ide ini, untungnya nggak jadi dan milih pass dulu. Biar ide akan banyak sama, tetep kemasanlah yang akan jadi pembeda. Kemasannya Mbak Noi keren.

    • Iyap. Ide ini ‘pasaran’ ahahahaks…
      Ditunggu ide kerennya ya, Mbak😀

  7. walopun dikata idenya pasaran tapi eksekusi di cerita ini tuh manteb, Mabk🙂
    dan saya selalu suka :))))

    • Hehehe makasih, ya… Jadi pengin bikin yg lain. Tapi bingung mau cerita apaan -“-

    • irfanaulia
    • June 19th, 2013

    inspirasinya dari film ‘Virgin’ ya…
    Lebih keren dari filmnya kok🙂

  8. Ngegantung bgt, Chil! Endingnya masih ttg “harapan” si Tokoh. Itu yg bikin pembaca jadi berharap lebih akan kelanjutan yg bisa kemana aja…

    • Iya ya… (,_, )7

      Apa harus dibikin sekuelnya? *alaaah* :p

  9. Ih, syerem amat, jual diri. Hiii….

  10. Kayaknya udah ada yang komen serupa. Jadi inget salah satu adegan di film Virgin.🙂

  11. aku udh baca tapi ternyata belom komen yah *halah* hihihihi…
    fiksinya Noichil mah keren selalu😉

    • Idenya nyomot dari The Virgin, nih, Mbak T.T
      Makasih yaaa ^^

  1. No trackbacks yet.

Saya sangat menerima kritik, saran dan kasih sayang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: