Ketahuan

image

Aku mematut diri di depan cermin dan tersenyum. Pantas banyak orang tua yang menginginkan menantu seorang dokter. Karena siapapun akan menjelma jadi sosok yang gagah dengan jas sneli putih ini.

Seharusnya pasien sudah mulai berdatangan. Tetapi sudah satu setengah jam, belum ada juga yang mengetuk pintu. Aku berdiri dan mengintip dari balik tirai jendela. Sepi. Biasanya, perempuan-perempuan muda sudah berjejer di ruang tunggu. Tetapi sore ini, sepertinya aku yang harus menunggu.

Sebuah gedoran keras mengejutkanku dari lamunan. Dahiku berkerut. Tapi aku harus tetap tersenyum. Dengan santai, kubuka pintu ruang praktekku. Di depanku, berdiri tiga orang lelaki berseragam. Laki-laki terdepan mendekat dengan tiba-tiba. Kemudian memborgol tanganku.

Ups.

Rupanya praktek aborsiku sudah ketahuan.

***

Kalabahi – Alor – NTT
End of November, 2012

  1. woooooo pantessss

  1. No trackbacks yet.

Saya sangat menerima kritik, saran dan kasih sayang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: