Sepiring Berdua

Aku dan Jaka adalah sahabat sejak kecil. Kami seperti saudara. Rumah kami hanya dipisahkan satu Rukun Tetangga. Kadang-kadang dia menginap di rumahku. Kadang-kadang aku menginap di rumahnya.

Kemana-mana berdua. Tidak pernah berpisah sekolah. SD, SMP, SMA, bahkan perguruan tinggi. Hampir semua orang mengira, kami adalah pasangan sejenis. Meski sampai tahun terakhir kuliah, kami belum pernah berpacaran dengan gadis manapun, tapi kami tidak seperti itu.

Sampai akhirnya, dua bulan lalu. Aku menyadari, bahwa kebersamaanku dan Jaka memang punya arti tersendiri. Hati dan pikiran kami memang sudah sangat seiya dan sekata.

Kemarin, Jaka mengatakan ingin makan sepiring berdua. Aku juga. Maka tidak ada jalan lain lagi.

Hari ini, kubelah tubuh Ratri menjadi dua.

***

Moru – Alor – NTT

November 7th 2012

  1. No trackbacks yet.

Saya sangat menerima kritik, saran dan kasih sayang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: