Kering Kentang Cakalang

Sial.

Tidak berhasil hilang.

Aku memandang ke atas meja, ada separuh badan tikus yang melompat-lompat dengan dua kaki belakangnya. Ekornya bergerak-gerak dengan tidak sabar. Hewan cacat itu mencari tubuh depannya yang sudah kuhilangkan dengan Mantra Penghilang.

Profesor McGonagall memandang galak dari kacamata perseginya. Rahangnya menegang, mulutnya mengerucut, “Jelas sekali bahwa kemampuan Transfigurasimu sangat menurun akhir-akhir ini, Mr. Cracker. Aku sedang memikirkan untuk memberimu detensi, melatihmu secara pribadi. Karena dengan kemampuanmu yang sekarang, aku tidak yakin nilai OWLmu bisa lebih baik dari D. Dreadful.”

Aku menunduk dan menelan ludah. Jari-jariku memillin tongkat lentur dari kayu cemara berinti jantung naga yang berukuran dua belas setengah senti. Untuk saat ini, aku tidak terlalu peduli tentang OWL.

“Dan jangan memainkan tongkatmu seperti itu, Mr. Cracker!”

Sebenarnya, kemampuanku tidak separah ini. Sebelumnya aku berhasil mengubah kodok menjadi kotak kayu. Tapi dalam sebulan ini, aku menggunakan konsentrasi Transfigurasi untuk sesuatu yang berbeda. Sesuatu yang menjadi mimpiku tiap malam.

Tinggal sedikit lagi. Sedikit saja aku lebih fokus dan menenangkan pikiran, pasti aku berhasil menyempurnakan bagian kakinya. Dan aku harus menyempurnakan semuanya sebelum gelap. Sebelum terlambat.

Setelah kelas Transfigurasi usai, aku menuju Ruang Kebutuhan, dan mencobanya lagi. Mantra Pengubah bergema di seluruh penjuru ruang. Kulit kaki itu perlahan memudar. Entah berapa kali aku melakukan ini. Hingga kadang-kadang aku tidak tersadar bahwa kursi tua yang teronggok di atas lemari telah berubah menjadi kura-kura.

Lalu terdengar bunyi pop yang cukup keras. Kaki itu berubah. Berhasil! Kini semuanya sempurna sudah. Dadaku terasa akan meledak. Ada kembang api yang meledak-ledak saking bahagianya.

Segera ku raih sebuah mangkok tembaga dan mengisinya dengan hasil jerih payahku selama sebulan ini. Lalu menutup dan membungkusnya dengan selembar kain tebal yang sudah kumantrai dengan Mantra Penghangat.

Aku pergi dengan setengah berlari, sambil mendekap bungkusanku tadi. Menabraki tubuh-tubuh mungil anak kelas satu dan dua yang berkeliaran di koridor kastil. Langkahku meninggalkan jejak pada jalanan yang bersalju. Aku menyusuri jalan berkelok yang menuntunku ke Hogsmeade.

Three Broomsticks. Aku membuka pintu kedainya yang berdenting ringan. Madam Rosmerta tersenyum genit ke arahku dan menawarkan segelas Butterbeer.

“Tidak perlu, Madam. Hati saya sudah cukup hangat sekarang,” jawabanku itu membuat Madam Rosmerta membuang senyum dari wajahnya.

Aku melihat Blossom Bloomwood sedang duduk bersila di atas lantai, menghadap ke perapian yang hangat, bersama dua temannya yang namanya tak pernah ku tahu, ditemani tiga gelas Butterbeer yang tinggal separuh. Dengan jantung berdebar aku mendekati anak perempuan itu, murid asrama Ravenclaw yang senyumnya pernah menjadi alasan jus labuku tumpah tak sengaja ke seragam sekolah.

Aku berdehem pelan. Blossom dan kedua temannya menoleh ke arahku.

“Oh… Halo, Bryan,” Blossom tersenyum. Ada buih putih di ujung bibir kiri Blossom. Aku menelan ludah.

Lalu kusodorkan bungkusan tadi dan membuka kainnya, membiarkankan uap panas mengepul dan menyebarkan aromanya. “Wow… Apa ini? Aku tidak pernah melihat ini sebelumnya. Baunya enak sekali,” kata Blossom sambil mengalihkan pandang dari wadah tembaga itu ke arahku. Aku mengatur nafas yang memburu.

“Blossom, aku sudah mengubah pacarmu menjadi kering kentang cakalang. Maukah kamu pergi ke Yule Ball bersamaku minggu depan?”

 

Moru – Alor – NTT

October 31st 2012

  1. No trackbacks yet.

Saya sangat menerima kritik, saran dan kasih sayang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: