Gia Sasmita


Lautan aksara yang aku suka. Bau plastik yang masih rapi. Aroma kertas yang menggelitik olfaktoriusku untuk mendekat dan mencumbunya.

Toko buku. Tempat favoritku. Dimana kisah rak-rak kayu yang dipisahkan menurut genre tidak saling adu. Komik, novel, dongeng, ensiklopedia, biografi, semuanya menari dengan manis dalam alunan kata masing-masing.

Rak display best seller masih dirajai para pengicau yang namanya sering lalu lalang di lini masa. Hampir semuanya sudah aku baca. Sebagian besar dari pengicau ini memang mahir meracik kata. Mungkin memang kemampuan merangkai 140 karakter di Twitter berbanding lurus dengan kemampuan mengurai kisah menjadi sebuah karya.

Biasanya, tempat pertama yang aku kunjungi adalah tumpukan komik terbaru. Tapi kali ini aku melangkahkan kaki menuju rak novel asing. Ini dia. The Tragedy Of Supermodel Gia, biografi seorang supermodel yang karirnya melesat cepat dan pada akhirnya terjebak dalam kubangan heroin, lalu meninggal karena AIDS. Aku penasaran membaca seluruh kisah model ini setelah semalam HBO menayangkan film Gia yang dibintangi si bibir seksi Angelina Jolie. Aku membaca sekilas lembar-lembar terakhirnya. Aku tersenyum. Ternyata harta dan ketenaran tidak menjamin seseorang bisa membahagiakan diri sendiri secara baik dan benar.

Aku berbalik, berjalan ke arah tumpukan komik yang sudah menanti. Namun tubuhku menabrak seseorang. Buku Gia yang kupegang jatuh dan berdebum di lantai. Seorang perempuan jatuh terduduk dan meringis. Tumpukan buku yang dibawanya berhamburan. Gemuruh pengunjung tiba-tiba hilang. Kami menjadi tontonan.

“Aduh… Maaf. Mbak nggak apa-apa?” kataku sambil membereskan buku-bukunya dan bukuku. Lalu mengulurkan tangan untuk membantunya berdiri.

“Nggak apa-apa. Santai aja…” katanya sambil tersenyum lebar. Kepalaku sejenak berhenti berpikir. Karena aku yakin, satu senyum dari perempuan ini bisa membuat bumi berhenti berputar.

“Mas…”

Lamunanku buyar. Mendadak dia sudah berdiri di depanku. Tubuhnya tidak terlalu tinggi. Kepalanya setinggi dadaku. Rambutnya pendek di atas bahu. Ia begitu tomboy dengan kaos longgar berwarna hitam dengan gambar sebuah karakter dewi Yunani, jeans kumal berwarna biru pudar dan sepatu sneakers hitam. Dia menyorongkan tangannya, seperti meminta sesuatu.

“Oh… Maaf. Saya melamun. Ini bukunya, Mbak…”

“Ahahaha… Sekali lagi ngomong maaf, saya ajakin beli deterjen biar dapat piring cantik,” ujarnya sambil tersenyum.

“Ah… Gia. Sama seperti yang di kaos saya nih. Lady Gia. Dewi Bumi hehehe…” katanya saat melirik buku yang kubawa. Dia tersenyum lagi. Mengapa gadis ini suka sekali tersenyum? Apakah dia tidak tahu bahwa saat ini bumiku berhenti berputar karena senyumnya?

Gadis itu berlalu menuju kasir. Meninggalkanku yang masih mencerna kejadian yang baru saja berlalu. Sensasi ini. Seperti ada kupu-kupu yang melayang di perut. Bukan. Lebih mirip seperti laba-laba yang merajut jaring-jaringnya, lalu mendekapku dengan kuat, bersama rasa yang bernama penasaran.

Aku menghampiri gadis itu, melupakan tumpukan komik yang selama ini aku cumbui. Ia sedang berdiri di antrian. Kepalanya bergoyang-goyang mengikuti lagu yang bergaung di lautan aksara ini.

Dia berdiri di depanku, tidak lebih dari satu meter. Aku mengetuk bahu kanannya. Dia menoleh. Melihatku. Lalu tersenyum lagi.

“Ya?”

“Sasmita* ya?”

Dia tertegun dengan pertanyaanku.

“Karena senyummu memesona.”

***


Kalabahi – Alor – NTT

October 20th 2012


Keterangan:

* Sasmita: atau Sushmita ~ bahasa Sansekerta; berarti ‘perempuan yang memiliki senyum memesona’

    • Dian Hasanah
    • June 11th, 2014

    Yang aku tahu Lia Sasmithae🙂

  1. No trackbacks yet.

Saya sangat menerima kritik, saran dan kasih sayang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: