PTT Plus-Plus

Hai. Postingan ini diketik di hari ke delapan diriku di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Masih ada 357 hari lagi! m/

Oke. Ini ceritanya, diriku sedang menjalani PTT. PTT itu bukan Pacar Tidak Tetap atau Pengen Tatih Tayang. Bukan. PTT adalah Pegawai Tidak Tetap, sebuah program yang tujuan mulianya adalah memeratakan tenaga kesehatan di wilayah-wilayah yang bisa dikatakan ‘sulit’. PTT ada banyak caranya. Bisa jadi PNS, dosen, kerja di RS Pemerintah/swasta, atau PTT Pusat. Nah… Diriku ini ikut yang PTT Pusat. Udah ya cerita PTTnya. Ribet x))

Diriku pilih Alor. Alasannya? Karena ada teman yang pernah/sedang di situ. Lha, Chil… mau petualang kok nggolek bolo? Oy oy… Kalo ndak ada temen, nanti keluarga bibsa jantungan tiap hari hehehe. Alasan lain? Desas-desus yang mengatakan Alor adalah pulau yang indah cukup menarik perhatian. PTT apa jalan-jalan? Kalo bisa keduanya ya kenapa ndak x))

Tanggal 2 April 2012, rombongan dokter PTT Pusat wilayah Jawa Timur akan diberangkatkan dari Surabaya ke Kupang – NTT. Ada sekitar 18 dokter umum/dokter gigi PTT yang berangkat. Banyak ya? Tapi itu nanti disebar di berbagai Kabupaten, cuy. Pas udah mau check in, terjadilah drama ahahaha (jadi malu). Well… kesempatan berangkat PTT ini cukup sulit didapat dan bisa dibilang butuh perjuangan, baik waktu dan emosi. Makanya ini PTTnya agak-agak ‘telat’ ngahahaha

Pesawat dijadwalkan take off pukul 11.20 WIB. Tapi sesuai namanya… Late Is Our Nature, delay selama 30 menit. Lumayan sih setengah jam doang, biasanya sampe berjam-jam *sigh*. Kalo ndak salah inget, pukul 12.30 WIB, pesawat sudah mulai meninggalkan Pulau Jawa. See you kapan-kapan yaaa…

Mendarat di El Tari Kupang, kira-kira pukul 15.30 WITA. Lalu kami diantarkan ke hotel oleh bis mini yahg sudah disewa Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Sayang banget, foto bisnya ndak ada. Bhihik. Tapi kalo dideskripsikan, bisnya berkapasitas kurang lebih 25-30 orang. Tapi karena barang kami lumayan melimpah, jadinya cuma muat 15 orang. Jendela kanan-kiri-depan-belakang dilukis dengan wajah-wajah artis. Ada gantungan boneka di spion depan. Lalu sepanjang jalan, bis ini memutar lagu jadul seangkatan Celine Dion, Whitney Houston, Mariah Carey dan sebangsanya. Asik ya… Kapan-kapan kufoto deh angkot-angkot di Alor yang juga heboh :))

Sesampai di hotel, kita diantarkan ke kamar. TEGA BENER DIKASIH KAMAR LANTAI 2!!! Ndak ngeliat apa yak koper segede bagol begini (—,) [Akhirnya emo-emo geje muncul juga]. Ya sudahlah… Yuk ah kita istirahat. 

Diriku sekamar dengan Maretha, atau nama kerennya Marimar #ditoyor. Setelah beberapa menit merebahkan tubuh di atas ranjang yang empuk, kami baru sadar bahwa AC di kamar ini kacrut. Iya, kacrut, kalo terlarang mengatakan kampret. Temperatur 18 derajat celsius setara dengan temperatur 30 derajat celsius AC NORMAL. Oke. Bayangkan. Di Kupang yang rerata suhunya antara 30-35 derajat celsius, kami harus bertahan dengan AC yg demikian. Mau minta pindah, ternyata udah penuh aja. Ahiks. Dan betenya lagi, kita ndak dapat fasilitas HANDUK DAN PERLENGKAPAN MANDI!!! Namanya juga gratisan T.T

Malamnya, kami diajakin jalan-jalan oleh Sandra dan Peter, temen PTT yang sealumni dari Brawijaya yang memang berasal dari NTT. Makan dimana… Makan dimana… Kita makan di Mie Jakarta. Makanannya bukan mie aja sih. Kita penasaran sama daging sei, daging asap gitu. Katanya lebih enak lagi kaloo daging babi sei. Oke. Makasih.

Nasi goreng sei berharga 12.000 rupiah. Enak. Tapi nasinya semacam ‘diremake’ gitu [alah]. Maksudnya ndak digoreng saat memesan. Diangetin doang (==,)

Setelah makan nasgor sei, kita pindah ke jalan depan rumah dinas gubernur. Bukan, bukan buat sowan kok. Udah pernah [alah]. Kita nongkrong (ceila… nongkrong) di warung jagung bakar. Di situ pertama kali nyoba sambel unik, dikasih kemangi gitu sambelnya. Enak, ada aroma jeruknya, ternyata pake jeruk purut. Dan selama menikmati jagung bakar ini, ada mobil yang heboh nyetel lagu ajeb-ajeb, kenceng beud! Berasa dugem lah pokoknya x))

Segitu dulu perjalanan di hari pertama di NTT. Besok dilanjut lagi [Besok refers to kalo-inget-dan-kalo-ndak-males-ngetik-plus-ada-sinyal-buat-post-di-tumblr]. Kalo ada yang nanya harga tiket dan tarif bis kotanya, jawabannya GRATIS [kalo PTT] [soalnya dibayarin] [hehehe] [cute chuckles]. Penginapan sih kemaren diriku nanya. Cukup mahal ratenya, Rp 250.000,-/malam dengan fasilitas double bed, kamar mandi, AC (yang kacrut itu), TV, sarapan, tanpa HANDUK DAN PERLENGKAPAN MANDI!!! *sigh*

*NOX*

  1. No trackbacks yet.

Saya sangat menerima kritik, saran dan kasih sayang

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: